Medical check up adalah pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Melalui pemeriksaan ini diharapkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan bisa dideteksi sejak dini. Tes ini sekaligus berguna untuk merencanakan metode penanganan dan pengobatan yang tepat sebelum penyakit berkembang. Health screening atau yang biasa disebut Medical Check Up (MCU) adalah pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya penyakit dalam tubuh atau organ tubuh secara dini. Seseorang yang rutin melakukan MCU memiliki keadaan yang lebih baik untuk hidup sehat & panjang umur.

Saat medical check up, pasien akan menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan menyeluruh, berupa konsultasi mengenai keluhan yang sedang dirasakan, pencatatan dan pemeriksaan berkaitan dengan riwayat kesehatan, pemeriksaan tanda vital tubuh dan kondisi fisik secara umum.Walau tidak diwajibkan, medical check up telah menjadi pemeriksaan kesehatan rutin. Pasien dapat berkonsultasi kepada dokter kapan saja dan tidak perlu menunggu sampai timbulnya penyakit atau menurunnya kondisi kesehatan. Medical check up secara rutin dapat meningkatkan peluang untuk tetap sehat dan memiliki usia yang lebih panjang.
Medical Check Up penting dilakukan sehubungan dengan berbagai factor diantaranya adalah faktor usia, derajat kesehatan, riwayat penyakit dalam keluarga, pola gaya hidup (pola makan, aktifitas sehari – hari, riwayat merokok, dll) menjadi faktor – faktor penting dalam menentukan kesehatan seseorang, sehingga MCU yang harus dilakukan tergantung dari pada ada atau tidaknya faktor – faktor tersebut.
Dengan melakukan MCU, benefit yang Anda dapatkan antara lain dapat mengetahui kondisi kesehatan Anda saat ini, pencegahan resiko penyakit sedini mungkin, penanganan penyakit sedini mungkin, menghemat biaya pengobatan, meningkatkan kualitas hidup. Rentang waktu yang disarankan untuk melakukan MCU secara rutin adalah 12 bulan dari saat Anda melakukan MCU saat ini. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan dapat berubah dalam jangka waktu tersebut sehingga diperlukan MCU secara rutin dan berkala.

          

 

“Poli gigi adalah layanan seputar kesehatan mulut dan gigi. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembersihan, pengobatan, hingga tindakan medis lebih lanjut.

Di poli gigi, dokter yang bertugas adalah dokter gigi, yang memiliki keahlian khusus di bidang mulut dan gigi. Dokter gigi yang nantinya akan memberi diagnosis, melakukan penanganan, hingga pencegahan masalah mulut dan gigi.

Tujuan Poli Gigi

Poli Gigi memiliki tujuan untuk memberi pelayanan kesehatan mulut dan gigi. Jadi, kamu bisa datang ke poli gigi saat membutuhkan layanan kesehatan seputar gigi dan mulut.

Misalnya, jika mengalami gejala sakit gigi, masalah gusi, gigi bungsu, gigi berlubang, membersihkan karang gigi, serta ingin pasang kawat gigi, atau gigi palsu. Sebenarnya, saat tidak ada keluhan pun, periksa gigi secara rutin tetap penting, baik pada orang dewasa ataupun anak-anak.

Orang dewasa dan anak-anak disarankan untuk datang ke poli gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali. Pada anak-anak, dimulai dari usia 6-7 bulan saat gigi susu pertama mulai tumbuh, pemeriksaan gigi secara rutin tak kalah penting.

Namun, jika kamu mengidap gangguan metabolisme atau penyakit sistemik dan bersiko mengalami penyakit gigi dan mulut, pemeriksaan rutin mungkin perlu lebih sering. Misalnya setiap 3 bulan sekali, atau sesuai instruksi dokter.

Jenis Layanan di Poli Gigi

Berikut ini beberapa jenis layanan yang bisa didapatkan di poli gigi:

  • Tambal gigi. Prosedur untuk mengatasi gigi berlubang atau patah.
  • Scaling. Untuk membersihkan karang gigi.
  • Pencabutan gigi. Untuk mencabut gigi yang bermasalah atau tidak bisa diperbaiki lagi.
  • Pemasangan mahkota gigi. Untuk memperbaiki gigi yang telah rusak parah karena pembusukan atau cedera.
  • Pemasangan kawat gigi. Untuk meluruskan dan memperbaiki gigi yang bengkok, sehignga lebih sehat dan lebih mudah dirawat.
  • Pemasangan gigi palsu. Untuk menggantikan fungsi gigi yang telah tanggal.
  • Perawatan saluran akar. Diperlukan ketika pulpa gigi menjadi sakit atau terinfeksi. Pulpa adalah pembuluh darah dan saraf yang mengelilingi gigi.
  • Pemutihan gigi. Dilakukan dengan menggunakan gel hidrogen peroksida dan sinar khusus untuk memutihkan gigi.
  • Veneer. Untuk memperbaiki tampilan gigi yang bengkok atau berubah warna.

Persiapan sebelum ke Poli Gigi

Sebenarnya, tidak ada hal khusus yang perlu dipersiapkan sebelum ke poli gigi. Menyikat gigi boleh saja, tetapi tidak diwajibkan, karena nantinya dokter gigi akan membersihkan gigi dan mulut secara menyeluruh.

Hal yang mungkin perlu dipersiapkan adalah mental dan sikap terbuka tentang kondisi mulut dan gigi. Pastikan kamu menjawab jujur semua pertanyaan yang diajukan dokter nanti, dan jika ada yang ingin ditanyakan, buatlah catatan.

Prosedur Layanan di Poli Gigi

Secara umum, prosedur yang biasanya dilakukan selama pemeriksaan gigi di poli gigi adalah:

  1. Pemeriksaan Gigi
  • Dokter akan menanyakan kondisi kesehatan secara umum, terutama yang berkaitan dengan gigi dan mulut.
  • Dokter kemudian memeriksa kondisi gigi dan gusi secara langsung. Ini untuk melihat apakah ada gigi berlubang, plak yang lengket di gigi, serta celak di antara gigi dan gusi.
  • Selain memeriksa gigi, dokter juga akan memeriksa kondisi mulut secara keseluruhan. Termasuk lidah, tenggorokan, wajah, dan leher.
  • Dokter kemudian memberi saran mengenai gaya hidup yang diperlukan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.
  • Dokter akan mengatur jadwal kunjungan atau pemeriksaan gigi selanjutnya.
  1. Pembersihan Gigi

Selain memeriksa, dokter gigi juga biasanya akan melakukan prosedur pembersihan gigi dan scaling bila perlu. Prosedur ini bermanfaat untuk menghilangkan plak pada gigi dan mencegah penyakit gusi.

Dengan alat khusus, dokter akan membersihkan secara menyeluruh, seluruh bagian gigi. Setelah selesai, permukaan gigi akan dipoles dengan campuran pasta gigi abrasif dan fluoride, untuk menghilangkan noda pada gigi.

Hal yang Perlu Dilakukan setelah ke Poli Gigi

Setelah pemeriksaan di poli gigi selesai, dokter gigi akan mengajak kamu untuk berdiskusi mengenai perawatan lanjutan yang dibutuhkan. Jika ada masalah pada gigi, kunjungan mungkin perlu dilakukan kembali, sesuai jadwal yang disepakati.

Di rumah, kamu perlu menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Dengan cara rutin menyikat gigi, setidaknya 2 kali sehari, dan menggunakan benang gigi. Hindari kebiasaan yang buruk bagi gigi, seperti merokok, menggigit benda keras, atau menggeretakkan gigi.

           

Mengenal Dokter Spesialis Konservasi Gigi atau Endodontist

Dokter spesialis konservasi gigi atau endodontist tidak hanya menangani kasus gigi berlubang. Ada berbagai perawatan yang bisa dilakukan oleh dokter spesialis ini. Gigi berlubang memerlukan perawatan, baik dengan tambal gigi ataupun cabut gigi. Tambal gigi bisa dilakukan jika lubang pada gigi masih kecil. Namun, pada kasus gigi yang berlubang besar, gigi biasanya akan dicabut. Padahal, kondisi tersebut bisa saja masih dapat diselamatkan, asalkan pasien datang ke dokter gigi spesialis yang tepat. Spesialis yang menangani kondisi gigi berlubang ini adalah dokter spesialis konservasi gigi atau dokter gigi spesialis endodontist. Dokter spesialis endodontist adalah dokter spesialis gigi yang memiliki fokus merawat gigi semaksimal mungkin, sehingga gigi tidak perlu dilakukan pencabutan Selain itu, banyak sekali perawatan yang dapat dilakukan spesialis konservasi, terutama untuk mempertahankan gigi. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan seputar dokter spesialis endodontist berikut ini.

Masalah yang Ditangani Dokter Spesialis Konservasi Gigi

ebelum datang ke dokter gigi spesialis, Anda terlebih dahulu harus mengenal apa saja permasalahan yang dapat ditangani dokter tersebut. Sama halnya pada spesialis konservasi. Dokter spesialis konservasi gigi akan lebih banyak melakukan perawatan yang terjadi pada gigi. Berbeda dengan spesialis periodonti yang lebih banyak merawat jaringan di sekitar gigi. Lalu, apa saja permasalahan yang dapat ditangani dokter spesialis konservasi gigi? Berikut di antaranya:
  • Gigi Berlubang
  • Gigi ngilu.
  • Gigi Sensitif
  • Gigi yang sudah mati.
  • Pembengkakan di sekitar gigi.

Perawatan yang Bisa Diberikan Dokter Spesialis Konservasi Gigi

Perawatan yang dilakukan oleh dokter spesialis konservasi gigi ada yang hanya membutuhkan satu kali kunjungan, tetapi ada juga yang memerlukan lebih dari satu kali kunjungan. Prinsip merawat gigi lah yang membuat perawatan dapat dilakukan dalam waktu yang lama, sehingga membutuhkan kunjungan yang lebih banyak. Berikut ini adalah daftar perawatan yang dapat dilakukan di dokter spesialis konservasi gigi:
  • Tambal gigi.
  • Pembuatan inlay/onlay.
  • Perawatan saluran akar.
  • Mahkota jaket.
  • Veneer.
  • Bleaching.

       

Spesialis Bedah Mulut Dan Maksilofasial

APA ITU SPESIALIS BEDAH MULUT DAN MAKSILOFASIAL?

Bidang spesialis kedokteran gigi ini menangani perawatan kelainan di rongga mulut seperti gigi bungsu yang terpendam atau tumbuh miring, implan gigi, kecelakaan yang menyebabkan patah tulang rahang, kelainan celah bibir dan celah langit-langit serta tumor di rongga mulut. Spesialis bedah mulut menangani pasien yang memerlukan pembedahan, yang mana terdiri dari dua tipe pembedahanyaitu:

  • Pembedahan Minor adalah pembedahan dengan anestesi lokal biasanya dilakukan pada pengambilan gigi belakang yang tumbuhnya miring atau yang tidak dapat tumbuh dan juga dapt dilakukan untuk penghalusan tulang dimana ada tonjolan tulang yang tajam sebelum pembuatan gigi palsu.
  • Pembedahan Mayor adalah pembedahan dengan anestesi umum biasanya dilakukan pada kasus rahang yang patah atau pengangkatan tumor yang besar.

APA SAJA JENIS PELAYANAN SPESIALIS BEDAH MULUT & MAKSILOFASIAL?

  • Pencabutan.
  • Odontektomi (suatu tindakan bedah untuk mengeluarkan gigi bungsu yang impaksi).
  • Implan gigi (gigi tiruan yang paling mirip dengan gigi asli).
  • Ekstirpasi kista (tindakan pengangkatan seluruh massa kista beserta kapsulnya).
  • Insisi/Eksisi gingiva (sayatan kecil pada bagian dalam atau luar gusi).
  • Alveolektomi (tindakan bedah untuk membuang tulang alveolaris yang menonjol baik sebagian maupun seluruhnya).
  • Tindakan bedah dengan anestesi umum.

     

Poliklinik Mata

Poliklinik mata adalah klinik yang memberikan pemeriksaan, perawatan, serta diagnosis yang berhubungan dengan penyakit mata dan gangguan penglihatan.

Berbagai Penyakit yang Ditangani di Polikinik Mata

Jenis-jenis penyakit yang umumnya ditangani di Poliklinik Mata dengan dokter spesialis mata, di antaranya adalah:

  • Katarak
  • Blepharitis
  • Distrofi kornea
  • Glaukoma
  • Keratitis
  • Cedera pada kornea
  • Keratoconus
  • Rabun dekat dan jauh
  • Presbyopia
  • Uveitis
  • Penyakit vitreoretinal, termasuk retinopati diabetik dan degenerasi makula
  • Tumor jinak dan pseudotumor.
  • Pterygium

Waktu yang Tepat untuk periksa ke Dokter Spesialis Mata

Jangan tunggu sampai terjadi perubahan penglihatan. Beberapa gejala pada mata yang sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter spesialis mata, yaitu:

  • Kehilangan penglihatan atau penglihatan menurun pada satu maupun kedua mata.
  • Perubahan pada pandangan atau penglihatan, seperti ada bintik-bintik, cahaya berkilat, bergaris, bergelombang, maupun penglihatan ganda yang timbul secara secara tiba-tiba.
  • Perubahan fisik pada mata, seperti kemerahan atau bengkak
  • Perubahan warna pada penglihatan.
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content
Toggle Content